Semarak Muharram 1448 H di YPP Qomaruddin: Merawat Tradisi, Menumbuhkan Prestasi Melalui Unjuk Kreativitas Santri

Qomaruddin Media

Qomaruddin Media

Semarak Muharram 1448 H di YPP Qomaruddin: Merawat Tradisi, Menumbuhkan Prestasi Melalui Unjuk Kreativitas Santri

Qomaruddin.com — Kemeriahan dan antusiasme tinggi menyelimuti halaman SMK Assaadah pada peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar oleh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPPQ), Sampurnan, Bungah, Gresik. Mengusung tema besar “Merawat Tradisi, Menumbuhkan Prestasi,” acara ini sukses menyatukan seluruh unit pendidikan di bawah naungan YPPQ dalam balutan seni, budaya, dan semangat religius. 

Sejak pagi hari, suasana tampak begitu hidup dengan deretan stan kreatif dari masing-masing unit pendidikan yang dinilai langsung oleh tim juri berdasarkan kreativitas, kesesuaian tema, kelengkapan, dan nilai estetika. Salah satu daya tarik unik datang dari stan milik SMA Assaadah yang mengusung tema Bali, yang diselesaikan hanya dalam waktu satu malam. Acara ini juga didukung penuh oleh Pocari Sweat selaku sponsor utama.

Seremoni pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin yang diikuti secara khidmat oleh seluruh hadirin yang berdiri bersama. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui prosesi simbolis pemukulan drum band oleh Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin, Romo K.H. Dr. Muhammad Alauddin, bersama Ketua Yayasan, K.H. Abdul Qadir, ST.

Bersamaan dengan itu, aksi memukau ditunjukkan oleh anggota ekskul pecinta alam SMK Assaadah yang melakukan penurunan spanduk sukses acara dari ketinggian menggunakan flying fox.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, K.H. Abdul Qadir, ST., menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya momen pergantian tahun sebagai sarana muhasabah diri.

“Peringatan tahun ini mari kita gunakan untuk muhasabah, untuk menilai perjalanan kita selama 1 tahun. Semua kekurangan-kekurangan, semua prestasi kita untuk kita jadikan pijakan bagi kita semua,” ujar Kiai Abdul Qadir.

Beliau juga mengingatkan seluruh civitas akademika dan para santri agar memasang resolusi kebaikan yang terjangkau namun konsisten demi masa depan yang lebih beruntung.

“Kata Rasulullah, ‘Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin itu adalah orang yang rugi. Orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin,'” tegas beliau mengutip hadis nabi.

Setelah sambutan, acara seremonial ditutup dengan pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun yang dipimpin langsung oleh Romo K.H. Dr. Muhammad Alauddin demi mengharapkan limpahan berkah dan ampunan di tahun 1448 Hijriah.

Panggung utama kemudian diguncang oleh berbagai penampilan seni yang memukau. Dimulai dari penampilan menggemaskan anak-anak KB-TK Assaadah lewat “Senandung Tasbih,” disusul oleh kemegahan Tari Saman dari MI Ma’arif NU Assaadah. SMK Assaadah tidak mau kalah dengan menampilkan kolaborasi musik teater bertajuk “Harmoni Semekdah Penuh Cinta”, disusul gema selawat Ishari yang teduh dari MTs Assaadah 1. Pada siang hari, drama komedi legendaris “Roro and Last Second Candi” dibawakan apik oleh SMP Assaadah, dan puncaknya drama teatrikal makrifat “Manunggaling Kawulo Gusti” yang dibawakan penuh penjiwaan oleh para santri Pondok Pesantren Qomaruddin. 

Di sela-sela penampilan, ketegangan penonton mencair lewat pembagian ratusan ribu voucher belanja hingga hadiah utama berupa beberapa unit sepeda gunung bagi para siswa yang beruntung melalui pengundian nomor.

Di penghujung acara, dewan juri secara resmi mengumumkan pemenang lomba stan terbaik antar unit pendidikan: 
Juara 1: SMA Assaadah (Total Nilai: 1118)
Juara 2: SMK Assaadah (Total Nilai: 177)
Juara 3: SMP Assaadah (Total Nilai: 106) 

Kepala Sekolah SMA Assaadah, Bu Hj. Muslihah, M.Si., mengungkapkan bahwa rahasia kemenangan stannya terletak pada kekompakan struktural. “Kuncinya ditunggui semua pimpinan,” kelakarnya ramah saat diwawancarai MC.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, serta panitia sembari bersama-sama mengumandangkan jargon kebanggaan dengan penuh semangat: “Merawat tradisi, menumbuhkan prestasi. Qomaruddin Islami, menginspirasi!”

Also Read

Leave a Comment