HomeKabar QomaruddinPeringatan Haul K. H. M. Sholeh Tsani ke-119

Peringatan Haul K. H. M. Sholeh Tsani ke-119

Kabar Qomaruddin Pojok Alumni Tokoh Qomaruddin 0 0 likes 443 views share

Qomaruddin.com – Peringatan Haul K. H. M. Sholeh Tsani ke-119 – Gresik, 8 Februari 2018 – Pondok Pesantren Qomaruddin memperingati Haul K. H. M. Sholeh Tsani ke-119. Rangkaian peringatan Haul dimulai sejak Selasa, 6 Februari 2018 yang diisi dengan Lailatul Qiro’ah. Acara tersebut dihadiri oleh santriwan – santriwati dari beberapa pondok pesantren di wilayah desa Bungah dengan mendatangkan Qori’ dan Qori’ah berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional. Acara Lailatul Qiro’ah ditutup dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran oleh Ustadzah Mestia Lestaluhu, S. Sy., juara 2 MTQ Internasional 2016 di Malaysia. Hari Rabu, 7 Februari 2018 diisi dengan kegiatan Tadarrus Qur’an bil Ghoib oleh beberapa Hafidz di wilayah Jawa-Madura. Puncak peringatan haul diisi dengan kegiatan tahlil yang dimulai dengan tahlil putra pada Kamis, 8 Februari 2018 pukul 08.00-12.00, dilanjutkan dengan tahlil putri pada 13.00-17.00. Rangkaian kegiatan Haul ditutup dengan Maulid Hadrah pada Kamis malam pukul 20.00-selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh ISHARI se – Jawa Timur .

Majlis tahlil diikuti + 3000 orang alumni, wali santri maupun orang-orang yang dengan sengaja menghadiri rangkaian kegiatan haul karena ta’dzim dengan para Muassis Pondok Pesantren Qomaruddin. Sesuai tradisi, kegiatan tahlil putra dan putri juga diisi dengan pembacaan Manaqib shohibul haul. Dia bernama asli Nawawi Sholih pemangku pondok Qomaruddin yang ke-5. Secara singkat, dari jalur ibu, KH. Moh. Sholeh Tsani merupakan cicit dari K. Qomaruddin, pemangku pertama Pondok Pesantren Qomaruddin. Sedangkan dari jalur ayah, K. H. M. Sholeh Tsani bersambung pada Mbah Sabil Menakanggrung (Padangan, Bojonegoro). KH. M. Sholeh Tsani sempat tinggal selama satu tahun di Makkah pasca menjalankan ibadah haji. Selama satu tahun tersebut, K. H. M. Sholeh Tsani menimba ilmu kepada ulama-ulama Makkah, di antaranya kepada Sayyid Bakri Syatha, penyusun kitab I’anatut Thalibin.(**)

Di luar dari rangkaian kegiatan haul tersebut, tradisi haul K. H. M. Sholeh Tsani yang diperingati setiap tahun menjadi event yang selalu menjadi daya tarik lain dari Desa Bungah. Pada saat inilah, warga desa Bungah melakukan budaya open house, sanak saudara dan handai tolan mengunjungi rumah-rumah warga di desa Bungah. Melihat hal ini, penjual berdatangan dari dalam dan luar desa Bungah. Dahulu, hanya segelintir penjual yang berdatangan. Kini, ratusan penjual memadat di sepanjang jalan masuk desa hingga ke Makam para Muassis Pondok Pesantren Qomaruddin. Tak hanya itu, penjual juga berjaja di sepanjang Jl. Raya Bungah. Apalagi, lapangan desa Bungah yang jaraknya +1 km dari Pondok Pesantren Qomaruddin dipadati wahana-wahana yang selalu berhasil menarik pengunjung. Fenomena ini mampu menarik dan mendatangkan orang-orang yang sebenarnya tidak mengikuti rangkaian kegiatan Haul namun tertarik berjalan-jalan di sepanjang jalan dimana penjual berjaja hingga ke lapangan tempat wahana-wahana dimainkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *