MA Assa’adah Sukses Gelar Purnawidya Angkatan Ke-48, Lebih dari 50 Persen Lanjut Studi Perguruan Tinggi

Qomaruddin Media

Qomaruddin Media

Wisuda MA Assa'adah Ke-48

Qomaruddin.com – Mengusung tema Generasi Emas Mengukir Sejarah, Madrasah Aliyah Maarif NU Assa’adah (MA Assa’adah) sukses gelar Purnawidya Angkatan Ke-48 pada Sabtu (18/05/2024), dengan total lebih dari 50 persen lulusan telah dinyatakan lulus untuk melanjutkan Studi di Perguruan Tinggi, baik swasta maupun negeri.

Berbeda dengan acara purnawidya tahun lalu, pada gelaran purnawidya kali ini terdapat iring-iringan keberangkatan dari halaman MA Assa’adah yang diiringi oleh grup banjari.

Digelar di Aula Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin (YPP Qomaruddin), Purnawidya itu dihadiri langsung oleh Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin, KH. M. Ala’uddin, Ketua YPP Qomaruddin Ir. Abdul Qodir, KH. Asnafi, KH. Muhammad Hamdan, Pejabat Rektor Universitas Qomaruddin, Moh. Maghfur, Perwakili Pimpinan Kepsek Madrasah/Sekolah, wali santri, jajaran guru, staff MA Assa’adah dan para tamu undangan lainnya.

Penetapan lulusan peserta didik MA Assa’adah itu dibacakan oleh Waka Kurikulum, Nurul Masrifah melalui SK:0347/B5/A1/5/2024 tentang Penetapan Kelulusan 2023-2024. Sementara itu, prestasi-prestasi lulusan dibacakan oleh Waka Kesiswaan, Mariyah Ulfah.

Kepala MA Assa’adah, Ismail Cholilurrahman mengucapkan selamat kepada semua yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di MA Assa’adah. “Tentu ini belum selesai, karena kalian semua akan menempuh pendidikan yang lebih tinggi,” ucapnya.

Di hadapan wali kelas lulusan, Ismail Cholilurrahman mengumumkan bahwa ada 37 siswa-siswi yang diterima di universitas negeri (42,92%), 19 siswa-siswi yang diterima di Universitas Qomaruddin (22,04%), dan 1 di Universitas Swasta UNIGORO.

“Artinya, dari 116 lulusan pada hari ini, yang 56 siswa (64,9 persen) sudah menyatakan diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Yang tersisa, 35 persen lagi akan mengikuti ujian UTBK; ada juga yang langsung melanjutkan tahfidz hafalan Alquran. Harapan kita mudah-mudahan siswa-siswi kita menjadi orang yang bermanfaat dan diberkahi oleh Allah Swt.,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua YPP Qomaruddin berpesan untuk tidak pernah berhenti belajar. “Hakikat manusia adalah mau belajar. Itu adalah perintah Allah dan Rasulullah. Sambil menata niat kita untuk belajar,” pesannya.

Menurutnya, mencari ilmu itu bukan untuk apa-apa melainkan karena kita melaksanakan perintah Allah dan Rasul untuk belajar. Pintar, gelar dan pekerjaan dan yang lain, itu adalah bonus. “Belajar apa saja, silahkan. Ada ilmu fardhu ain, untuk kebutuhan hidup. Dan kalau di MA Assa’adah, ilmu fardhu ain itu sudah cukup bekalnya. Tinggal bagaimana mengaktualisasi bekal itu,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Leave a Comment