Qomaruddin.com — Semangat menjembatani dunia pendidikan dengan industri tampak bergemuruh di SMK Assa’adah melalui perhelatan akbar Job Fair SMK Assa’adah 2026. Mengusung tema “Dari Assaadah Menuju Dunia Kerja: Membangun Koneksi Dunia Kerja dan Generasi yang Kompeten dan Berkarakter”, acara ini sukses menyedot perhatian ratusan pencari kerja dari kalangan siswa maupun alumni.
Kepala SMK Assa’adah, H. Ainur Rofiq, S.T., mengungkapkan bahwa tujuan utama perhelatan ini adalah menjembatani calon pekerja dengan dunia industri, khususnya di kawasan Gresik Pantura dan sekitarnya, serta menekan angka pengangguran—terutama bagi para alumni SMK Assa’adah Bungah.
“SMK Assa’adah selalu berupaya mengantarkan lulusan yang siap kerja. Hal yang membedakan job fair tahun ini dengan pelaksanaan 2024 lalu adalah adanya komitmen tindak lanjut hubungan kerjasama yang lebih komprehensif,” ujar Rofiq.
Kepada QOM, Ainur Rofiq menambahkan bahwa kerja sama strategis tersebut meliputi sinkronisasi kurikulum, Praktek Kerja Lapangan (PKL), guru magang industri, guru tamu, sertifikasi uji kompetensi, hingga beasiswa atau bantuan CSR di bidang pendidikan SMK.

Bursa kerja tahun ini menghadirkan 22 mitra perusahaan terkemuka yang didukung oleh 14 sponsor, menyediakan total 459 lowongan pekerjaan yang menarik antusiasme tinggi dari 670 pelamar kerja. Berbagai perusahaan bonafide turut berpartisipasi membuka booth pameran dan ruang walk-in interview, di antaranya PT Xinyi Glass Indonesia, PT Indospring Tbk, PT Swabina Gatra (Semen Indonesia Group), PT Indomarco Prismatama Cabang Gresik, FIF Group Gresik, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), PT Tjokro Bersaudara Gresik, PT Aplus Pacific, PT Asuka Engineering Indonesia, hingga BP3MI Jawa Timur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars YPPQ. Sesi sambutan dibuka oleh perwakilan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, Ismail Hamim, yang menyambut positif inisiatif dari SMK Assaadah dengan istikamah mengadakan Job Fair setiap tahun.
“Pendidikan dan dunia kerja tidak dapat dipisahkan, di mana yayasan telah mengintegrasikan kelas vokasi hingga tingkat MA agar lulusan dapat melanjutkan kuliah atau berwiraswasta dengan mengevaluasi kompetensi lulusan setiap tahunnya,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Zainul Arifin dalam sambutannya menekankan bahwa keterampilan teknis bukanlah satu-satunya penentu. “Perusahaan kini memberikan perhatian besar pada attitude, soft skill, kemampuan komunikasi, hingga rekam jejak digital. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan secara berkala agar tidak terkendala saat proses Medical Check-Up (MCU),” imbuhnya.
Acara kemudian resmi dibuka melalui prosesi Touch Hand Bersama oleh Kadisnaker, Kepala SMK Assa’adah, Ketua YPPQ, dan Pemangku Ponpes Qomaruddin, yang dimeriahkan pula dengan penampilan seni tari tradisional oleh siswa SMK Assa’adah serta arahan dari pihak Cabang Dinas Pendidikan. Setelah peninjauan booth perusahaan dan sesi networking, rangkaian kegiatan ditutup dengan talkshow edukatif bersama BP3MI.
Sebagai penutup yang sarat makna, Dr. KH. M. Alauddin, Lc., M.SEI mengingatkan bahwa fondasi utama dalam meniti karier maupun kehidupan adalah integritas. “Pertama yang menjadi dasar adalah bermoral dulu. Ayo yang dicari adalah yang amanah dan berakhlakul karimah,” pesannya, mengukuhkan tekad SMK Assa’adah dalam melahirkan generasi yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga berkarakter luhur.
Hadir langsung dalam Job Fair SMK Assaadah: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Eko Agus Suwandi bersama Kasi BMK, Forkopimcam, Rektor Universitas Qomaruddin, Bapak/Ibu Guru SMK, hingga para pimpinan mitra dan sponsor.






