Qomaruddin.com – SMK Assa’adah Bungah kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjembatani dunia pendidikan dengan industri.
Melalui program Bursa Kerja Khusus (BKK) yang inovatif, sekolah ini berkolaborasi dengan deretan mitra strategis mulai dari raksasa industri PT BKMS (JIIPE), RS Ibnu Sina, Rumah Vokasi Kadin Gresik, Koramil Bungah, hingga brand kenamaan Viva Cosmetic.
Langkah besar ini dirancang untuk memastikan seluruh siswa kelas 12 memiliki bekal paripurna sebelum melangkah ke gerbang profesional. Kegiatan Pelatihan Prakerja berlangsung pada 27-28 April 2026, sementara Kewirausahaan berlangsung hari ini, Rabu 29 April 2026 dan besok.
Kegiatan intensif yang berlangsung selama beberapa hari ini tidak hanya fokus pada teori, namun menyentuh aspek-aspek krusial dunia kerja.

Di hari pertama, para siswa langsung berhadapan dengan HRD dari JIIPE untuk mendapatkan ilmu strategi sukses interview. Kehadiran Disnaker Gresik juga memberikan kemudahan luar biasa melalui pendaftaran kartu AK1 (Kartu Kuning) secara on-the-spot, memberikan legalitas kerja seketika bagi calon lulusan.
“Kami ingin setiap lulusan membawa bekal tambahan. Selain kompetensi inti jurusan, mereka kami bekali keterampilan kreatif. Siswa perempuan dilatih menjadi Make Up Artist (MUA) profesional bersama Viva Cosmetic, sementara siswa putra mendalami seni Barista bersama Rumah Vokasi Kadin. Mengingat Gresik adalah ‘surga warung kopi’, ini adalah peluang emas bagi mereka untuk berkreasi dan berwirausaha,” ungkap Sumiati, Kepala SMK Assa’adah kepada QOM, Rabu (29/04/2026)
Tak hanya keterampilan teknis, aspek mental dan kesehatan juga menjadi prioritas. Melalui bimbingan Koramil Bungah, siswa ditempa kedisiplinannya melalui latihan Baris-Berbaris (PBB). Sementara itu, tim medis dari RS Ibnu Sina memberikan pembekalan vital mengenai sukses Medical Check Up (MCU). Ini merupakan langkah antisipatif cerdas sekolah dalam menjawab isu terkini, di mana banyak lulusan kompeten gagal di tahap seleksi medis karena kurangnya persiapan.

Program ini mendapat apresiasi tinggi dari Dian Oktaviana, KASI PMK Cabang Dinas Pendidikan Gresik. Menurutnya, SMK Assa’adah berhasil menjawab tantangan bonus demografi dengan menyiapkan anak didik yang tidak hanya siap bekerja, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Zaman telah berubah. SMK tidak lagi sekadar mencetak pekerja, tapi juga calon CEO muda. Dengan berbagai keterampilan tambahan ini, harapan kami SMK bisa menjawab tantangan industri dan meminimalisir angka pengangguran terbuka di Indonesia,” tegas Dian Oktaviana dalam wawancaranya.

Tak berhenti di situ, SMK Assa’adah juga akan membekali para siswanya dari aspek religious melalui Pondok Aswaja yang rencananya akan diselenggarakan pada 2-3 Mei 2026.
Di samping itu, SMK Assa’adah akan mengadakan banyak sekali agenda untuk mempersiapkan bekal kepada lulusan, diantaranya: 1) Kursus Forklift: Pelatihan intensif pada 7-13 Mei untuk siswa peminatan TKR dan Pemesinan; 2) Pelatihan Pengelasan (Welding): Dimulai pada 18 Mei sebagai sertifikasi kompetensi tambahan; dan 3) Sertifikasi K3 Alumni: Pelatihan khusus bagi para alumni untuk meningkatkan nilai jual di pasar kerja industri global.
Dengan integrasi ijazah dan sertifikat keahlian khusus ini, SMK Assa’adah Bungah membuktikan diri bukan sekadar sekolah menengah, melainkan kawah candradimuka bagi generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.






